Logo Kalkulatorin
kalkulatorin
โš–๏ธ

Kalkulator Sewa vs Beli Rumah (Rent vs Buy)

Bandingkan total biaya beli rumah (KPR + BPHTB + PBB + maintenance โˆ’ nilai jual) dengan total biaya sewa bereskalasi plus opportunity cost DP. Cek dulu angsuran dan bunganya lewat Kalkulator Cicilan KPR Rumah sebelum memutuskan.

Rp
%
%
Rp
%
%
%
Mana yang Lebih Untung?
MEMBELI LEBIH UNTUNG
Selama beberapa tahun ke depan

Cara bacanya: kami hitung total uang yang benar-benar keluar untuk tiap opsi selama periode yang Anda pilih, lalu kurangi dengan nilai aset yang tersisa di akhir. Angka paling kecil = paling untung.

๐Ÿ  Kalau BELI
Total uang keluar
Rp 0
Aset tersisa (nilai rumah โˆ’ sisa KPR)
Rp 0
๐Ÿ”‘ Kalau SEWA
Total uang keluar
Rp 0
Aset tersisa (DP diinvestasikan)
Rp 0
๐Ÿ’ฐ Biaya bersih BELI (uang keluar โˆ’ aset): Rp 0
๐Ÿ’ฐ Biaya bersih SEWA (uang keluar โˆ’ aset): Rp 0
Selisih akhir: Rp 0

Isi parameter di samping untuk melihat simulasi.

Perbandingan Uang yang Sudah Dikeluarkan per Tahun

Kolom "Menang" menunjukkan opsi mana yang total pengeluarannya lebih kecil sampai tahun itu (belum termasuk nilai aset).

Tahun Total Keluar โ€” BELI Total Keluar โ€” SEWA Menang
๐Ÿ›Ÿ
Ada yang salah dengan hasil hitungannya? Laporkan ke kami โ€” kami cek & perbaiki.

Konsep & Definisi: Memahami Keputusan Sewa vs Beli Rumah

Keputusan antara menyewa dan membeli rumah merupakan salah satu pilihan finansial terbesar dalam siklus hidup sebuah keluarga, karena melibatkan komitmen dana yang sangat besar dalam jangka waktu panjang. Secara konseptual, analisis rent vs buy bukanlah perbandingan sederhana antara "cicilan KPR" dan "harga sewa bulanan", melainkan kerangka berpikir untuk menimbang dua jalur kekayaan dengan profil arus kas dan kepemilikan aset yang berbeda. Membeli rumah berarti menukar likuiditas di muka menjadi aset tidak likuid (properti) yang berpotensi mengalami apresiasi, sementara menyewa berarti mempertahankan fleksibilitas dan likuiditas, tetapi tidak memiliki aset apa pun di akhir periode.

Banyak orang terjebak pada kesimpulan keliru karena membandingkan "angsuran bulanan" dengan "harga sewa" saja. Padahal membeli rumah membawa biaya tersembunyi yang jarang dihitung: BPHTB 5% dari harga transaksi dikurangi NPOPTKP, PBB tahunan, biaya pemeliharaan dan renovasi, provisi bank, asuransi, dan honorarium notaris/PPAT. Sementara harga sewa di perkotaan naik mengikuti inflasi dan permintaan pasar, sehingga beban sewa membengkak dari tahun ke tahun. Analisis yang utuh harus mengubah semua arus kas tersebut menjadi nilai yang sebanding.

Konsep kunci berikutnya adalah opportunity cost dari uang muka (DP). Ketika Anda membeli rumah dengan DP 20%, Anda mengeluarkan dana besar di muka yang sebenarnya berpotensi menghasilkan imbal hasil jika diinvestasikan pada deposito, reksa dana pasar uang, atau Surat Berharga Negara. Dalam kerangka analisis yang jujur, calon pembeli harus memperhitungkan bunga investasi atas DP yang "terkunci" tersebut, ditambah biaya-biaya kepemilikan tahunan, agar perbandingan dengan jalur menyewa menjadi setara (apple to apple). Inilah alasan mengapa nilai waktu uang (time value of money) menjadi fondasi dari setiap kalkulator rent vs buy yang kredibel.

Formula & Metodologi Perhitungan Rent vs Buy

Metodologi yang digunakan kalkulator ini adalah pendekatan Net Cost of Ownership selama horizon analisis: menghitung semua arus kas keluar untuk membeli dan menyewa lalu membandingkannya secara utuh, dengan memasukkan biaya transaksi dan potensi imbal hasil investasi sebagai penyeimbang.

Komponen Perhitungan
DP = Harga ร— (DP%)
Plafon KPR = Harga โˆ’ DP
Angsuran = P ร— [i(1+i)โฟ] / [(1+i)โฟ โˆ’ 1]
BPHTB = 5% ร— (Harga โˆ’ NPOPTKP)
Total BELI = DP + ฮฃAngsuran + BPHTB + ฮฃPBB + ฮฃMaintenance + Opportunity Cost DP โˆ’ Nilai Properti Akhir
Total SEWA = ฮฃ [Sewaโ‚โ‚‚ ร— (1+g)^(tโˆ’1)] + Opportunity Cost DP
Nilai Properti Akhir = Harga ร— (1 + a)^H

Keterangan notasi formula:

  • P: Plafon pokok pinjaman KPR (Harga Rumah dikurangi DP).
  • i: Suku bunga KPR efektif per bulan; n: jumlah angsuran dalam bulan (dibatasi horizon).
  • g: Kenaikan sewa tahunan; a: apresiasi properti tahunan; H: horizon analisis.
  • NPOPTKP: batas NJOP tidak kena pajak, umumnya Rp 10โ€“80 juta sesuai kebijakan daerah.

Perlu diperhatikan bahwa apabila tenor KPR lebih panjang daripada horizon analisis, sisa pokok pinjaman pada akhir horizon diperhitungkan sebagai kewajiban yang mengurangi nilai jual properti, sehingga pendekatan ini mengukur kekayaan bersih menggunakan properti. Sementara itu, sisi menyewa memasukkan akumulasi sewa yang terus naik dan potensi kembalian dari bunga investasi atas modal yang tidak terpakai untuk DP. Untuk memproyeksikan kenaikan biaya hidup dan sewa secara umum, Anda dapat merujuk pada Kalkulator Inflasi & Nilai Waktu Uang sebagai pembanding laju erosi daya beli.

Contoh Studi Kasus Nyata: Jakarta & Surabaya

Kasus 1: Rumah Jakarta Rp 1,2 Miliar, Sewa Rp 5 Juta, Horizon 10 Tahun

Andi dan keluarga tinggal di Jakarta Selatan. Ia bisa membeli rumah seharga Rp 1.200.000.000 dengan DP 20%, KPR 7,5% tenor 20 tahun, atau menyewa rumah serupa Rp 5.000.000/bulan yang naik 7% per tahun (menyewa artinya DP diinvestasikan pada imbal hasil 5,5%/tahun). Asumsi apresiasi properti 6%/tahun dengan horizon analisis 10 tahun.

โ€ข DP (20%): 20% ร— Rp 1.200.000.000 = Rp 240.000.000
โ€ข Plafon KPR: Rp 1.200.000.000 โˆ’ Rp 240.000.000 = Rp 960.000.000
โ€ข Angsuran Bulanan: Rp 7.733.695 (i = 0,625%/bulan, n = 240 bulan)
โ€ข Cicilan 10 Tahun: Rp 928.043.400 (pokok + bunga)
โ€ข BPHTB (NPOPTKP Rp 80 juta): 5% ร— Rp 1.120.000.000 = Rp 56.000.000
โ€ข PBB + Maintenance 10 Tahun: ยฑ Rp 108.000.000
โ€ข Opportunity Cost DP (5,5%, 10 thn): ยฑ Rp 170.000.000
โ€ข Nilai Properti Akhir (6%/thn): Rp 2.149.017.236
โ€ข Equity Akhir (Sisa Pokok di akhir 10 thn ยฑ Rp 651 juta): Rp 1.497.494.119
โ€ข Total Biaya BELI Bersih: ยฑ Rp 4.503.910
โ€ข Total Biaya SEWA (+ investasi DP): ยฑ Rp 998.941.548
โ€ข Kesimpulan: Pada horizon 10 tahun dengan parameter ini, membeli lebih hemat sekitar Rp 994 juta dibanding menyewa.

Kasus 2: Rumah Surabaya Rp 700 Juta, Sewa Rp 3,5 Juta, Horizon 20 Tahun

Sinta menimbang rumah di Surabaya Barat seharga Rp 700.000.000 dengan DP 15%, KPR 7% tenor 15 tahun. Alternatif sewa rumah serupa Rp 3.500.000/bulan, naik 6% per tahun, dengan apresiasi properti 7%/tahun dan imbal hasil investasi DP 5,5%/tahun selama horizon 20 tahun.

โ€ข DP (15%): Rp 105.000.000
โ€ข Plafon KPR: Rp 595.000.000; Angsuran: Rp 5.348.028/bulan
โ€ข Cicilan 15 Tahun: ยฑ Rp 962.645.040
โ€ข BPHTB + PBB + Maintenance 20 thn: ยฑ Rp 156.800.000
โ€ข Nilai Properti Akhir (7%/thn, 20 thn): Rp 2.708.779.124 (KPR lunas di tahun 15)
โ€ข Total Biaya BELI Bersih: โˆ’Rp 1.282.769.509 (surplus aset)
โ€ข Total Biaya SEWA (+ investasi DP): ยฑ Rp 1.746.359.367
โ€ข Kesimpulan: Pada horizon 20 tahun, apresiasi properti yang kuat membuat membeli jauh lebih menguntungkan, dengan selisih ยฑ Rp 3 miliar.

Kasus 3: Rumah Jakarta Rp 2 Miliar, Sewa Rp 3 Juta, Horizon 5 Tahun โ€” Sewa Menang

Sebuah kasus menarik: rumah premium seharga Rp 2.000.000.000 (yield sewa hanya ยฑ 1,8% per tahun) dengan DP 20%, KPR 8% tenor 20 tahun, sementara sewa rumah setara hanya Rp 3.000.000/bulan yang naik 5% per tahun. Apresiasi properti diasumsikan rendah 3%/tahun dan horizon pendek 5 tahun.

โ€ข DP (20%): Rp 400.000.000
โ€ข Angsuran Bulanan: Rp 13.383.041 (plafon Rp 1,6 M, KPR 8%/20 thn)
โ€ข Cicilan 5 Tahun: ยฑ Rp 802.982.460; sisa pokok ยฑ Rp 1,39 M
โ€ข Equity Akhir (nilai properti โˆ’ sisa pokok): ยฑ Rp 918.138.803
โ€ข Total Biaya BELI Bersih: ยฑ Rp 606.133.895
โ€ข Total Biaya SEWA (+ investasi DP): ยฑ Rp 334.212.956
โ€ข Kesimpulan: Pada horizon pendek dengan yield sewa sangat rendah, menyewa lebih hemat sekitar Rp 272 juta.

Pola Titik Impas (Break-Even Horizon)

Dari ketiga kasus terlihat pola penting: pada horizon pendek (di bawah 5-7 tahun), biaya transaksi, bunga KPR, dan sisa pokok pinjaman masih besar sehingga menyewa sering unggul. Pada horizon panjang (di atas 14 tahun), akumulasi sewa yang terus naik plus apresiasi properti membalikkan keadaan. Titik impas biasanya berada di kisaran 10 s.d. 14 tahun, sangat dipengaruhi oleh selisih apresiasi properti versus kenaikan sewa, yield sewa, dan suku bunga KPR.

Jika rencana Anda berinvestasi untuk menutup gap, pahami dulu berapa imbal hasil bersih instrumen pilihan Anda menggunakan Kalkulator Bunga Deposito agar asumsi bunga investasi tidak sekadar angan-angan.

Tabel Rujukan Komprehensif Sewa vs Beli

Tabel berikut merangkum rentang asumsi dan biaya yang biasa dijumpai di pasar properti Indonesia, sebagai panduan mengisi parameter kalkulator agar hasil simulasi mendekati kondisi riil.

Komponen Kisaran Umum Catatan
Suku Bunga KPR6,5% โ€“ 11% / tahunFixed promo 1-5 thn, lalu floating mengikuti BI-Rate
DP Rumah Pertama0% โ€“ 20%Tergantung kebijakan bank & rasio LTV
BPHTB5% ร— (Harga โˆ’ NPOPTKP)Pajak perolehan, wajib saat transaksi
PBB Tahunan0,1% โ€“ 0,3% nilai propertiBervariasi sesuai NJOP & kebijakan daerah
Apresiasi Properti4% โ€“ 9% / tahunLebih tinggi di pusat kota, lebih rendah di pinggiran
Kenaikan Harga Sewa4% โ€“ 10% / tahunMengikuti inflasi & permintaan kawasan
Biaya Maintenance0,5% โ€“ 1,5% / tahunRenovasi, perbaikan, penggantian komponen
Imbal Hasil Investasi Aman4% โ€“ 6,5% / tahunDeposito, SBN ritel, reksa dana pasar uang
Titik Impas (Break-Even)10 โ€“ 14 tahunDi bawah ini sewa unggul, di atas ini beli unggul

Tips & Panduan Praktis Menentukan Pilihan

Tidak ada jawaban tunggal yang berlaku untuk semua orang. Keputusan sewa atau beli sangat bergantung pada horizon waktu, stabilitas penghasilan, kebutuhan mobilitas, dan toleransi risiko. Berikut panduan praktisnya:

1. Beli Hanya Jika Horizon Tinggal Anda Lebih dari 10 Tahun Biaya transaksi (BPHTB, notaris, provisi) dan bunga KPR awal membuat pembelian merugi pada jangka pendek. Jika Anda berpotensi pindah kota atau pindah kerja dalam 3-5 tahun, fleksibilitas menyewa lebih rasional secara finansial.
2. Siapkan Dana Cadangan Sebelum Mengambil KPR Mengambil KPR tanpa bantalan keuangan adalah sumber kredit macet. Pastikan dana darurat 6-12 bulan pengeluaran sudah aman lebih dulu, hitung kebutuhannya lewat Kalkulator Dana Darurat.
3. Jangan Abaikan PBB, BPHTB, dan Biaya Kepatuhan Lainnya Hitung kewajiban pajak properti Anda sejak awal. Estimasi BPHTB saat transaksi dan kewajiban PBB tahunan bisa dihitung presisi dengan Kalkulator PBB, agar arus kas kepemilikan Anda tidak mengejutkan di tengah jalan.
4. Ukur Opportunity Cost Uang Muka Secara Jujur Jika DP Anda Rp 300 juta, hitung berapa nilainya jika diinvestasikan pada instrumen aman selama 10 tahun. Selisih inilah "harga" keputusan membeli yang sering terlupakan.
5. Ingat Faktor Non-Finansial: Rasa Aman dan Kebebasan Kepemilikan rumah memberi kepastian tempat tinggal, kebebasan merenovasi, dan rasa aman psikologis. Sebaliknya menyewa memberi kebebasan berpindah tanpa beban utang. Pilih yang sejalan dengan prioritas hidup, bukan sekadar angka terkecil.

Pertanyaan Paling Sering Diajukan Seputar Sewa vs Beli (FAQ)

Q: Lebih untung menyewa atau membeli rumah?

Tidak ada jawaban universal. Pada horizon pendek (di bawah 10 tahun), menyewa umumnya lebih hemat karena biaya transaksi dan bunga KPR belum tertutup apresiasi properti. Pada horizon panjang (di atas 14 tahun), membeli cenderung lebih menguntungkan karena apresiasi properti dan eskalasi sewa yang terus naik.

Q: Apa itu opportunity cost DP dalam keputusan beli rumah?

Opportunity cost DP adalah potensi imbal hasil yang hilang karena uang muka terkunci pada properti, padahal dana tersebut bisa diinvestasikan pada deposito, SBN ritel, atau reksa dana pasar uang. Kalkulator ini menambahkan bunga investasi atas DP sebagai penyeimbang agar perbandingan sewa vs beli lebih adil.

Q: Berapa titik impas (break-even) antara sewa dan beli rumah?

Titik impas biasanya berada di kisaran 10 sampai 14 tahun, sangat dipengaruhi oleh selisih apresiasi properti versus kenaikan sewa tahunan, suku bunga KPR, dan biaya transaksi seperti BPHTB serta notaris.

Q: Komponen biaya apa saja yang harus dihitung saat membeli rumah?

Selain harga rumah dan DP, hitunglah BPHTB 5% dari harga transaksi dikurangi NPOPTKP, PBB tahunan, biaya maintenance dan renovasi, provisi serta administrasi bank, asuransi, dan honorarium notaris/PPAT. Semua komponen ini wajib masuk dalam perhitungan biaya beli.

Q: Faktor non-finansial apa yang perlu dipertimbangkan?

Kepemilikan rumah memberi rasa aman, kebebasan merenovasi, dan stabilitas tempat tinggal, sedangkan menyewa memberi fleksibilitas berpindah tanpa beban utang jangka panjang. Faktor ini sering menjadi penentu akhir meskipun hasil hitungan finansial tipis.

๐Ÿ—๏ธ

Kalkulator Terkait

Alat lain dalam kategori Properti & Bangunan yang mungkin Anda butuhkan

๐ŸŽจ
Kalkulator Cat Tembok
Hitung kebutuhan cat tembok dalam liter dan kaleng berdasarkan luas dinding, jumlah lapis, daya sebar, serta biaya total cat dan tenaga tukang.
๐Ÿงฑ
Kalkulator Pondasi Rumah
Hitung volume galian, pasangan pondasi batu kali, kebutuhan semen, pasir, batu belah, dan biaya total pondasi rumah tinggal.
๐Ÿ 
Kalkulator Atap Rumah
Hitung luas atap miring, kebutuhan genteng, sirap, gording, kaso, reng, dan biaya total rangka atap baja ringan atau kayu.
โšก
Kalkulator Kelistrikan Rumah
Hitung beban listrik rumah (VA), kebutuhan MCB, arus, dan ukuran kabel penghantar dari daftar peralatan elektronik Anda.
๐ŸŠ
Kalkulator Kolam Renang
Hitung volume air kolam, dosis kaporit/pH, kebutuhan pompa dan filter, serta biaya isi air dan material dinding kolam.
๐ŸŸ
Kalkulator Kolam Ikan
Hitung volume kolam ikan, daya tampung (padat tebar), kebutuhan pakan harian, dan estimasi biaya produksi budidaya lele/nila/gurame.
๐Ÿ“œ
Kalkulator Biaya Notaris
Hitung estimasi biaya notaris & PPAT saat beli rumah: BPHTB 5%, PPh Final penjual 2,5%, honorarium notaris, biaya AJB, dan balik nama sertifikat BPN.
โฉ
Kalkulator Extra Payment KPR
Hitung penghematan bunga dan pemangkasan tenor KPR dari extra payment bulanan, dengan opsi perpendek tenor atau perkecil cicilan serta tabel perbandingan simulasi amortisasi.
๐Ÿ“ˆ
Kalkulator ROI Properti
Hitung gross & net rental yield, cap rate, capital gain, total ROI, dan cash-on-cash return investasi properti (kos, ruko, apartemen) lengkap dengan rincian.
๐Ÿ•Œ
Kalkulator KPR Syariah
Hitung angsuran bulanan, total margin keuntungan, dan total harga jual KPR Syariah untuk akad Murabahah, Musyarakah Mutanaqisah (MMQ), dan IMBT lengkap dengan rincian per akad.
๐Ÿงฎ
Kalkulator Total Biaya Beli Rumah
Hitung total biaya beli rumah secara all-in: DP, BPHTB 5%, biaya notaris/PPAT, provisi bank, asuransi, total dana awal, hingga total biaya kepemilikan.
๐Ÿ“Š
Kalkulator Amortisasi KPR
Susun tabel amortisasi KPR lengkap per bulan: cicilan anuitas, porsi pokok, porsi bunga, dan sisa saldo utang, lengkap dengan total bunga dan total pembayaran hingga lunas.
๐Ÿงฑ
Kalkulator Beton Cor
Hitung volume beton, berat, kebutuhan semen, pasir, kerikil, dan estimasi biaya pengecoran berdasarkan dimensi dan mutu beton K-175 hingga K-300.
โ›๏ธ
Kalkulator Galian Tanah
Hitung volume galian tanah asli, volume tanah gembur setelah digali, volume urugan kembali, kebutuhan truk buangan, dan estimasi biaya galian pondasi.
๐Ÿงฑ
Kalkulator Hebel
Hitung luas dinding, jumlah hebel (pcs), volume kubikasi, kebutuhan lem mortar, dan estimasi biaya pasang bata ringan dari dimensi dinding dan ukuran hebel.
๐Ÿ™๏ธ
Kalkulator KDB KLB KDH
Hitung batas luas lantai dasar (KDB), total lantai bangunan (KLB), jumlah lantai maksimal, dan luas area hijau minimum (KDH) sesuai aturan tata ruang.
๐Ÿ”ฒ
Kalkulator Keramik Lantai
Hitung kebutuhan keramik lantai dalam satuan piece dan dus, estimasi biaya, serta kebutuhan lem perekat berdasarkan luas ruangan, ukuran keramik, dan waste allowance.
๐Ÿ˜๏ธ
Kalkulator KPR Subsidi FLPP
Simulasi KPR bersubsidi FLPP: plafon kredit, cicilan tetap bulanan, total pembayaran, syarat penghasilan maksimum, serta perbandingan dengan KPR komersial berbunga sekitar 11%.
๐Ÿšช
Kalkulator Kusen
Hitung total panjang kusen, kebutuhan bahan kayu/aluminium/uPVC, jumlah daun pintu dan jendela, luas kaca, serta estimasi biaya dari ukuran bukaan.
๐Ÿข
Kalkulator NJOP
Hitung NJOP tanah, NJOP bangunan, NJOP total, nilai setelah NJOPTKP, estimasi PBB tahunan, dan harga jual wajar properti Anda.
๐Ÿงฑ
Kalkulator Pagar Rumah
Hitung luas pagar, kebutuhan batako/bata, semen, pasir, besi tulangan, plester-aci, dan estimasi total biaya untuk pagar batako, besi hollow, atau besi tempa.
๐Ÿงฑ
Kalkulator Paving Block
Hitung luas area paving, kebutuhan paving block (pcs), kanstin tepi, pasir alas, dan estimasi total biaya pemasangan jalan setapak atau halaman.
๐Ÿ”ณ
Kalkulator Plafon Gypsum
Hitung luas plafon, kebutuhan lembar gypsum, rangka hollow, sekrup, serta estimasi total biaya pemasangan plafon gypsum dari dimensi ruangan.
๐Ÿ˜๏ธ
Kalkulator PPh Jual Beli Rumah
Hitung PPh Final 2,5% penjual atas pengalihan hak atas tanah/bangunan sesuai PP 34/2016, termasuk dasar pengenaan (harga vs NJOP), tarif 1% RSS, pengecualian waris/hibah, dan net diterima penjual.
๐Ÿ 
Kalkulator PPh Sewa Properti
Hitung PPh final 10% atas sewa tanah dan bangunan sesuai PP 34/2017, PPN 11% bila PKP, serta penghasilan bersih pemilik per bulan dan per tahun.
๐Ÿข
Kalkulator Biaya Apartemen
Hitung IPL per mยฒ, sinking fund, biaya listrik & air, biaya parkir, total biaya bulanan dan tahunan, biaya kepemilikan 5 tahun, serta perbandingan sewa vs biaya kepemilikan apartemen.
๐Ÿ“œ
Kalkulator IMB / PBG
Hitung estimasi retribusi PBG dari index terintegrasi, luas lantai, harga satuan retribusi, dan tingkat penggunaan, ditambah biaya konsultan, pengesahan gambar, pengawasan, serta total biaya persetujuan bangunan gedung.
๐Ÿ› ๏ธ
Kalkulator Renovasi Rumah
Hitung breakdown biaya renovasi rumah per pekerjaan (perluasan, atap, keramik, cat, plafon, kusen, sanitasi, listrik), biaya per mยฒ, total material + upah, buffer 10โ€“15%, dan perbandingan renovasi vs bangun baru.
๐Ÿšฐ
Kalkulator Saluran Air
Hitung kebutuhan pipa (batang 4 m), dimensi pipa optimal ยฝ"โ€“1", debit air, head loss, kebutuhan fitting, volume tandon, dan total biaya material saluran air rumah.
๐Ÿšฝ
Kalkulator Septic Tank
Hitung volume septic tank ideal (mยณ), dimensi Pร—Lร—T, kapasitas pemakai, waktu penuh, serta biaya material dan upah galian sesuai SNI 03-2398-2002.
๐ŸŒฟ
Kalkulator Taman & Rumput
Hitung luas taman, kebutuhan rumput (mยฒ + waste 5โ€“10%), tanah top soil, bibit/polybag, pupuk, tanaman pagar, pasir/kerikil, biaya tenaga kerja, dan total anggaran lanskap rumah.