Logo Kalkulatorin
kalkulatorin
📜

Kalkulator Biaya IMB / PBG (Persetujuan Bangunan)

Hitung estimasi retribusi PBG, biaya konsultan perencana, pengesahan gambar, dan pengawasan sesuai UU 28/2002, PP 16/2021, dan Permen PUPR 27/2023 (SIMBG). Sebelum mengurus PBG, pastikan koefisien lahan Anda memenuhi aturan lewat Kalkulator KDB KLB KDH.

%
Rp
Rp
Rp
Rp

Biaya jasa konsultan, pengesahan, dan pengawasan bersifat negosiasi pasar.

Total Biaya IMB / PBG
Rp 20.700.000

Retribusi PBG Rp 7.200.000 untuk 240 m² (Hunian)

Retribusi PBG: Rp 7.200.000
Konsultan / Perencana: Rp 8.000.000
Pengesahan Gambar: Rp 2.500.000
Pengawasan: Rp 3.000.000
Total Luas Lantai: 240 m²
Index Terintegrasi: 2,50
Harga Satuan Retribusi: Rp 40.000/m²
Persentase dari Nilai Bangunan: 75,00%

Retribusi PBG dihitung dari Index Terintegrasi × Luas Bangunan × Harga Satuan Retribusi × Tingkat Penggunaan sesuai Permen PUPR 27/2023.

Tabel Rincian Biaya IMB / PBG

Komponen Dasar Perhitungan Nominal
Retribusi PBGIndex × Luas × Harga Satuan × Tingkat PenggunaanRp 7.200.000
Jasa Konsultan / PerencanaPenyusunan dokumen teknis & gambarRp 8.000.000
Pengesahan GambarLegalisasi gambar arsitektur & strukturRp 2.500.000
Biaya PengawasanPengawasan pelaksanaan agar sesuai izinRp 3.000.000
TOTAL BIAYARetribusi + seluruh jasaRp 20.700.000
🛟
Ada yang salah dengan hasil hitungannya? Laporkan ke kami — kami cek & perbaiki.

IMB / PBG: Konsep, Definisi & Dasar Hukumnya

Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) adalah dokumen perizinan yang wajib dimiliki sebelum seseorang mendirikan, mengubah, memperluas, mengurangi, atau memelihara bangunan gedung. PBG menggantikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dulu menjadi syarat utama pembangunan. Peralihan istilah ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan bagian dari reformasi perizinan bangunan gedung menuju sistem yang lebih terpadu, transparan, dan berbasis elektronik. Tanpa PBG, sebuah bangunan dianggap berdiri tanpa legalitas sehingga berisiko ditertibkan, sulit dijual, dan tidak bisa menikmati layanan utilitas secara resmi.

Dasar hukum utama penyelenggaraan bangunan gedung di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, yang mengatur fungsi, persyaratan, penyelenggaraan, dan pengawasan bangunan. Pelaksanaannya kemudian diperbarui melalui Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU 28/2002. Kedua regulasi ini menempatkan bangunan gedung sebagai produk hukum yang tunduk pada persyaratan teknis, administratif, dan kelaikan fungsi. Bangunan yang tidak memiliki PBG kehilangan legitimasi hukumnya, sehingga setiap transaksi dan pemanfaatannya menjadi bermasalah.

Aspek teknis perhitungan retribusi dan tata cara pengajuan diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 27 Tahun 2023. Regulasi ini memperkenalkan SIMBG (Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung), yaitu platform daring terintegrasi untuk mengajukan, memproses, dan memantau status permohonan PBG. Melalui SIMBG, pemohon mengunggah dokumen teknis, menerima koreksi, hingga menerima dokumen PBG secara elektronik. Sistem ini mempersingkat birokrasi dan menciptakan rekam jejak yang lebih transparan.

Selain retribusi resmi ke pemerintah daerah, pemilik bangunan juga menanggung biaya penyusunan dokumen teknis oleh konsultan perencana, pengesahan gambar, dan pengawasan pelaksanaan. Ketiga biaya jasa ini tidak ditetapkan dalam peraturan, melainkan hasil kesepakatan pasar sesuai kerumitan desain dan skala proyek. Karena itu, memahami komponen biaya secara utuh—bukan sekadar angka retribusi—sangat penting agar anggaran pembangunan tidak meleset di tengah jalan.

Formula & Rumus Manual Menghitung Retribusi PBG

Perhitungan retribusi PBG dapat dilakukan secara mandiri bila indeks, luas, harga satuan, dan tingkat penggunaan diketahui. Berikut rangkaian rumus yang dipakai pada kalkulator ini:

1. Retribusi PBG
Retribusi = Index Terintegrasi × Luas Bangunan × Harga Satuan Retribusi × Tingkat Penggunaan
2. Total Luas Lantai
Luas Total = Luas Lantai per Tingkat × Jumlah Lantai
3. Total Biaya PBG
Total = Retribusi + Konsultan + Pengesahan Gambar + Pengawasan
4. Persentase terhadap Nilai Bangunan
Persen = (Retribusi ÷ (Luas × Harga Satuan)) × 100%

Keterangan notasi:

  • Index Terintegrasi: Indeks fungsi bangunan (hunian, usaha, industri, sosial) yang ditetapkan peraturan; kalkulator ini memakai contoh umum 1,50–5,00.
  • Luas bangunan: Luas lantai yang dimohonkan izinnya, dalam meter persegi (m²).
  • Harga satuan retribusi: Nilai retribusi dasar per m² yang ditetapkan pemerintah daerah, umumnya Rp 15.000–Rp 50.000/m².
  • Tingkat penggunaan: Koefisien pemakaian bangunan (0–100%) yang memengaruhi besaran retribusi akhir.

Perhitungan retribusi ini merupakan bagian dari keseluruhan biaya legalitas bangunan. Setelah PBG terbit, Anda biasanya melanjutkan dengan sertifikasi kelaikan fungsi dan pembangunan fisik. Untuk merencanakan anggaran konstruksinya, gunakan Kalkulator Biaya Bangun Rumah agar biaya legalitas dan biaya fisik terencana bersama.

Contoh Studi Kasus Perhitungan Biaya PBG (Angka Riil)

Berikut tiga skenario pengajuan bangunan dengan fungsi dan skala berbeda, untuk memperlihatkan bagaimana indeks fungsi dan luas lantai menentukan retribusi serta total biaya PBG.

Kasus 1: Rumah Tinggal 2 Lantai @60 m² (Hunian)

Pak Rudi mengurus PBG rumah tinggal dua lantai, masing-masing 60 m², dengan Index Terintegrasi Hunian 2,50, harga satuan retribusi Rp 30.000/m², dan tingkat penggunaan 40%.

Total Luas: 60 × 2 = 120 m²
Retribusi: 2,50 × 120 × Rp 30.000 × 40% = Rp 3.600.000
Konsultan: Rp 6.000.000
Pengesahan Gambar: Rp 2.000.000
Pengawasan: Rp 2.500.000
Total Biaya: Rp 3.600.000 + Rp 6.000.000 + Rp 2.000.000 + Rp 2.500.000 = Rp 14.100.000

Kasus 2: Ruko 3 Lantai @80 m² (Usaha)

Bu Lina mengajukan PBG ruko tiga lantai, masing-masing 80 m², Index Terintegrasi Usaha 3,50, harga satuan retribusi Rp 35.000/m², dan tingkat penggunaan 50%.

Total Luas: 80 × 3 = 240 m²
Retribusi: 3,50 × 240 × Rp 35.000 × 50% = Rp 14.700.000
Konsultan: Rp 12.000.000
Pengesahan Gambar: Rp 3.500.000
Pengawasan: Rp 5.000.000
Total Biaya: Rp 14.700.000 + Rp 12.000.000 + Rp 3.500.000 + Rp 5.000.000 = Rp 35.200.000

Kasus 3: Gudang Industri 1 Lantai 500 m² (Industri)

PT Maju Jaya mengurus PBG gudang satu lantai seluas 500 m², Index Terintegrasi Industri 5,00, harga satuan retribusi Rp 40.000/m², dan tingkat penggunaan 60%.

Total Luas: 500 × 1 = 500 m²
Retribusi: 5,00 × 500 × Rp 40.000 × 60% = Rp 60.000.000
Konsultan: Rp 25.000.000
Pengesahan Gambar: Rp 6.000.000
Pengawasan: Rp 12.000.000
Total Biaya: Rp 60.000.000 + Rp 25.000.000 + Rp 6.000.000 + Rp 12.000.000 = Rp 103.000.000

Perhatikan bahwa index terintegrasi memiliki pengaruh besar terhadap retribusi. Bangunan industri dengan index 5,00 membayar retribusi jauh lebih tinggi daripada bangunan hunian dengan index 2,50 pada luas yang sebanding. Inilah sebabnya pemohon perlu memastikan fungsi bangunan yang diajukan sesuai peruntukan lahan, agar tidak terjadi koreksi di tengah proses SIMBG. Untuk bangunan yang akan dijaminkan atau dijual, kelengkapan PBG dan sertifikat menjadi syarat mutlak yang juga terkait dengan dokumen kepemilikan seperti yang dihitung pada Kalkulator BPHTB.

Selain retribusi, biaya jasa konsultan dan pengawasan juga membengkak seiring skala proyek. Untuk bangunan sederhana, konsultan bisa sekaligus merangkap pengawas sehingga biaya lebih ringkas. Namun untuk bangunan bertingkat atau berfungsi khusus, pemisahan peran perencana dan pengawas justru diwajibkan agar ada kontrol kualitas independen sesuai ketentuan keahlian teknis. Pada bangunan industri dengan index tertinggi, retribusi saja bisa mencapai puluhan juta rupiah, sehingga perencanaan anggaran legalitas tidak boleh diabaikan.

Dari ketiga contoh tersebut terlihat pola yang konsisten: kenaikan luas lantai dan tingginya indeks fungsi melipatgandakan retribusi. Rumah tinggal dua lantai yang relatif sederhana hanya membutuhkan retribusi beberapa juta rupiah, sedangkan gudang industri berskala besar menuntut retribusi belasan kali lipat. Karena itu, langkah paling efektif menekan biaya PBG adalah memastikan luas dan fungsi bangunan sesuai kebutuhan.

Tabel Rujukan Index Terintegrasi & Komponen Biaya PBG

Gunakan tabel berikut sebagai acuan cepat dalam memperkirakan besar retribusi berdasarkan fungsi bangunan serta rentang biaya jasa profesional.

Fungsi Bangunan Index Terintegrasi (contoh) Keterangan
Ibadah / Sosial1,50Fasilitas keagamaan dan sosial, indeks terendah
Hunian2,50Rumah tinggal, apartemen, hunian umum
Usaha / Komersial3,50Ruko, kantor, pertokoan, hotel
Industri5,00Pabrik dan gudang, indeks tertinggi
Komponen Biaya Sifat Estimasi
Retribusi PBGResmi (pemerintah daerah) Rp 15.000 – Rp 50.000/m² (bervariasi)
Jasa Konsultan / PerencanaNegosiasi pasarRp 5.000.000 – Rp 25.000.000+
Pengesahan GambarNegosiasi pasarRp 1.500.000 – Rp 6.000.000
Biaya PengawasanNegosiasi pasarRp 2.000.000 – Rp 12.000.000+

Perlu dicatat bahwa besaran retribusi resmi berbeda-beda antar daerah karena setiap pemerintah kabupaten/kota menetapkan harga satuan retribusi melalui peraturan daerah masing-masing. Angka indeks dan harga satuan pada tabel hanya ilustrasi umum untuk memperkirakan skala biaya. Untuk nilai pasti, pemohon harus merujuk peraturan daerah setempat dan simulasi resmi di SIMBG, sebab selisih satu tingkat indeks atau sedikit perbedaan harga satuan bisa mengubah total retribusi secara signifikan.

Hal yang sering disalahpahami adalah menganggap retribusi PBG sebagai satu-satunya biaya perizinan. Padahal, biaya jasa konsultan justru kerap lebih besar dari retribusi itu sendiri, terutama pada bangunan dengan desain rumit. Konsultan bertanggung jawab menyusun gambar arsitektur, struktur, dan mekanikal-elektrikal yang harus lolos verifikasi teknis. Semakin detail dokumennya, semakin kecil kemungkinan permohonan dikembalikan.

Selain itu, pemohon perlu memahami bahwa PBG memiliki masa berlaku dan kewajiban pelaporan. Setelah PBG terbit, pembangunan harus dilaksanakan sesuai gambar yang disahkan. Perubahan fungsi atau penambahan luas di kemudian hari memerlukan persetujuan baru, bukan sekadar melanjutkan pembangunan. Tidak melaporkan perubahan dapat membuat bangunan kehilangan legalitasnya.

Tips & Panduan Mengurus IMB / PBG

Agar proses perizinan berjalan lancar dan biaya terkendali, terapkan panduan praktis berikut sebelum dan selama pengajuan PBG:

1. Pastikan Kesesuaian Lahan & Koefisien Sebelum Mengajukan Cek tata ruang, KDB, KLB, dan KDH lahan Anda sejak awal. Banyak pengajuan PBG tertunda karena desain melampaui batas koefisien atau tidak sesuai peruntukan. Verifikasi dulu memakai Kalkulator KDB KLB KDH agar desain Anda legal sejak draf pertama.
2. Siapkan Dokumen Teknis yang Lengkap dan Konsisten Dokumen arsitektur, struktur, dan utilitas harus konsisten satu sama lain dan sesuai data di SIMBG. Ketidakcocokan dimensi atau fungsi bangunan adalah penyebab paling umum permohonan dikembalikan untuk perbaikan, yang otomatis menambah waktu dan biaya.
3. Pilih Konsultan Berpengalaman SIMBG Gunakan konsultan yang terbiasa mengurus proses melalui SIMBG dan memahami peraturan daerah setempat. Konsultan berpengalaman membantu menghindari koreksi berulang, mempercepat terbitnya PBG, dan memastikan retribusi yang dibayarkan sesuai hitungan yang benar, bukan asal nilai.
4. Anggarkan Biaya Legalitas Sejak Rencana Awal Jangan menempatkan biaya PBG sebagai biaya tak terduga. Sisihkan anggaran retribusi dan jasa konsultan bersamaan dengan anggaran konstruksi. Susun proyeksi total biaya proyek dengan Kalkulator Biaya Bangun Rumah agar legalitas dan fisik bangunan terencana tanpa kejutan.
5. Simpan Seluruh Dokumen Resmi dengan Rapi Arsipkan bukti bayar retribusi, dokumen PBG elektronik, gambar yang disahkan, dan sertifikat laik fungsi dalam satu tempat. Dokumen ini dibutuhkan saat mengajukan kredit properti, menjual aset, atau ketika ada pemeriksaan tertib bangunan. Kelengkapan arsip mempercepat setiap proses administrasi dan melindungi Anda dari sengketa kepemilikan di kemudian hari.

Pertanyaan Paling Sering Diajukan (FAQ)

Q: Apa perbedaan IMB dan PBG?

PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) adalah istilah baru yang menggantikan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) setelah berlakunya UU 28/2002 dan PP 16/2021. Fungsinya sama, yaitu legalitas sebelum membangun, tetapi PBG diajukan secara elektronik melalui sistem SIMBG sesuai Permen PUPR 27/2023 sehingga prosesnya lebih terpadu dan transparan.

Q: Bagaimana rumus menghitung retribusi PBG?

Retribusi PBG = Index Terintegrasi × Luas Bangunan × Harga Satuan Retribusi × Tingkat Penggunaan. Sebagai contoh, bangunan hunian dua lantai seluas 120 m² per lantai (total 240 m²) dengan index 2,50, harga satuan Rp 40.000/m², dan tingkat penggunaan 30% menghasilkan retribusi 2,50 × 240 × 40.000 × 30% = Rp 7.200.000.

Q: Berapa biaya mengurus PBG secara keseluruhan?

Total biaya PBG mencakup retribusi resmi ke pemerintah daerah ditambah jasa konsultan/perencana, pengesahan gambar, dan pengawasan. Untuk rumah tinggal dua lantai, totalnya berkisar Rp 14 juta, ruko tiga lantai bisa Rp 35 juta, sedangkan gudang industri berskala besar dapat melampaui Rp 100 juta tergantung luas dan fungsi bangunan.

Q: Apa itu Index Terintegrasi dalam retribusi PBG?

Index Terintegrasi adalah koefisien yang mencerminkan fungsi bangunan dan tingkat kompleksitasnya. Contoh nilai umum: ibadah/sosial 1,50, hunian 2,50, usaha/komersial 3,50, dan industri 5,00. Semakin tinggi indeks, semakin besar retribusi yang harus dibayar untuk luas bangunan yang sama.

Q: Apa dasar hukum utama pengurusan PBG di Indonesia?

Dasar hukumnya adalah Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 sebagai aturan pelaksanaan, serta Peraturan Menteri PUPR Nomor 27 Tahun 2023 yang mengatur tata cara perizinan melalui sistem SIMBG.

🏗️

Kalkulator Terkait

Alat lain dalam kategori Properti & Bangunan yang mungkin Anda butuhkan

🎨
Kalkulator Cat Tembok
Hitung kebutuhan cat tembok dalam liter dan kaleng berdasarkan luas dinding, jumlah lapis, daya sebar, serta biaya total cat dan tenaga tukang.
🧱
Kalkulator Pondasi Rumah
Hitung volume galian, pasangan pondasi batu kali, kebutuhan semen, pasir, batu belah, dan biaya total pondasi rumah tinggal.
🏠
Kalkulator Atap Rumah
Hitung luas atap miring, kebutuhan genteng, sirap, gording, kaso, reng, dan biaya total rangka atap baja ringan atau kayu.
Kalkulator Kelistrikan Rumah
Hitung beban listrik rumah (VA), kebutuhan MCB, arus, dan ukuran kabel penghantar dari daftar peralatan elektronik Anda.
🏊
Kalkulator Kolam Renang
Hitung volume air kolam, dosis kaporit/pH, kebutuhan pompa dan filter, serta biaya isi air dan material dinding kolam.
🐟
Kalkulator Kolam Ikan
Hitung volume kolam ikan, daya tampung (padat tebar), kebutuhan pakan harian, dan estimasi biaya produksi budidaya lele/nila/gurame.
📜
Kalkulator Biaya Notaris
Hitung estimasi biaya notaris & PPAT saat beli rumah: BPHTB 5%, PPh Final penjual 2,5%, honorarium notaris, biaya AJB, dan balik nama sertifikat BPN.
Kalkulator Extra Payment KPR
Hitung penghematan bunga dan pemangkasan tenor KPR dari extra payment bulanan, dengan opsi perpendek tenor atau perkecil cicilan serta tabel perbandingan simulasi amortisasi.
⚖️
Kalkulator Sewa vs Beli Rumah
Bandingkan total biaya beli rumah (KPR, BPHTB, PBB, maintenance, opportunity cost DP) versus total biaya sewa bereskalasi untuk menemukan opsi paling menguntungkan.
📈
Kalkulator ROI Properti
Hitung gross & net rental yield, cap rate, capital gain, total ROI, dan cash-on-cash return investasi properti (kos, ruko, apartemen) lengkap dengan rincian.
🕌
Kalkulator KPR Syariah
Hitung angsuran bulanan, total margin keuntungan, dan total harga jual KPR Syariah untuk akad Murabahah, Musyarakah Mutanaqisah (MMQ), dan IMBT lengkap dengan rincian per akad.
🧮
Kalkulator Total Biaya Beli Rumah
Hitung total biaya beli rumah secara all-in: DP, BPHTB 5%, biaya notaris/PPAT, provisi bank, asuransi, total dana awal, hingga total biaya kepemilikan.
📊
Kalkulator Amortisasi KPR
Susun tabel amortisasi KPR lengkap per bulan: cicilan anuitas, porsi pokok, porsi bunga, dan sisa saldo utang, lengkap dengan total bunga dan total pembayaran hingga lunas.
🧱
Kalkulator Beton Cor
Hitung volume beton, berat, kebutuhan semen, pasir, kerikil, dan estimasi biaya pengecoran berdasarkan dimensi dan mutu beton K-175 hingga K-300.
⛏️
Kalkulator Galian Tanah
Hitung volume galian tanah asli, volume tanah gembur setelah digali, volume urugan kembali, kebutuhan truk buangan, dan estimasi biaya galian pondasi.
🧱
Kalkulator Hebel
Hitung luas dinding, jumlah hebel (pcs), volume kubikasi, kebutuhan lem mortar, dan estimasi biaya pasang bata ringan dari dimensi dinding dan ukuran hebel.
🏙️
Kalkulator KDB KLB KDH
Hitung batas luas lantai dasar (KDB), total lantai bangunan (KLB), jumlah lantai maksimal, dan luas area hijau minimum (KDH) sesuai aturan tata ruang.
🔲
Kalkulator Keramik Lantai
Hitung kebutuhan keramik lantai dalam satuan piece dan dus, estimasi biaya, serta kebutuhan lem perekat berdasarkan luas ruangan, ukuran keramik, dan waste allowance.
🏘️
Kalkulator KPR Subsidi FLPP
Simulasi KPR bersubsidi FLPP: plafon kredit, cicilan tetap bulanan, total pembayaran, syarat penghasilan maksimum, serta perbandingan dengan KPR komersial berbunga sekitar 11%.
🚪
Kalkulator Kusen
Hitung total panjang kusen, kebutuhan bahan kayu/aluminium/uPVC, jumlah daun pintu dan jendela, luas kaca, serta estimasi biaya dari ukuran bukaan.
🏢
Kalkulator NJOP
Hitung NJOP tanah, NJOP bangunan, NJOP total, nilai setelah NJOPTKP, estimasi PBB tahunan, dan harga jual wajar properti Anda.
🧱
Kalkulator Pagar Rumah
Hitung luas pagar, kebutuhan batako/bata, semen, pasir, besi tulangan, plester-aci, dan estimasi total biaya untuk pagar batako, besi hollow, atau besi tempa.
🧱
Kalkulator Paving Block
Hitung luas area paving, kebutuhan paving block (pcs), kanstin tepi, pasir alas, dan estimasi total biaya pemasangan jalan setapak atau halaman.
🔳
Kalkulator Plafon Gypsum
Hitung luas plafon, kebutuhan lembar gypsum, rangka hollow, sekrup, serta estimasi total biaya pemasangan plafon gypsum dari dimensi ruangan.
🏘️
Kalkulator PPh Jual Beli Rumah
Hitung PPh Final 2,5% penjual atas pengalihan hak atas tanah/bangunan sesuai PP 34/2016, termasuk dasar pengenaan (harga vs NJOP), tarif 1% RSS, pengecualian waris/hibah, dan net diterima penjual.
🏠
Kalkulator PPh Sewa Properti
Hitung PPh final 10% atas sewa tanah dan bangunan sesuai PP 34/2017, PPN 11% bila PKP, serta penghasilan bersih pemilik per bulan dan per tahun.
🏢
Kalkulator Biaya Apartemen
Hitung IPL per m², sinking fund, biaya listrik & air, biaya parkir, total biaya bulanan dan tahunan, biaya kepemilikan 5 tahun, serta perbandingan sewa vs biaya kepemilikan apartemen.
🛠️
Kalkulator Renovasi Rumah
Hitung breakdown biaya renovasi rumah per pekerjaan (perluasan, atap, keramik, cat, plafon, kusen, sanitasi, listrik), biaya per m², total material + upah, buffer 10–15%, dan perbandingan renovasi vs bangun baru.
🚰
Kalkulator Saluran Air
Hitung kebutuhan pipa (batang 4 m), dimensi pipa optimal ½"–1", debit air, head loss, kebutuhan fitting, volume tandon, dan total biaya material saluran air rumah.
🚽
Kalkulator Septic Tank
Hitung volume septic tank ideal (m³), dimensi P×L×T, kapasitas pemakai, waktu penuh, serta biaya material dan upah galian sesuai SNI 03-2398-2002.
🌿
Kalkulator Taman & Rumput
Hitung luas taman, kebutuhan rumput (m² + waste 5–10%), tanah top soil, bibit/polybag, pupuk, tanaman pagar, pasir/kerikil, biaya tenaga kerja, dan total anggaran lanskap rumah.