Apa Itu TDEE dan Mengapa Berbeda dengan BMR?
Dalam dunia nutrisi dan kebugaran, dua istilah yang paling sering tertukar adalah BMR (Basal Metabolic Rate) dan TDEE (Total Daily Energy Expenditure). BMR adalah jumlah kalori minimum yang dibutuhkan tubuh hanya untuk mempertahankan fungsi vital dasar saat benar-benar istirahat total — seperti bernapas, detak jantung, sirkulasi darah, dan suhu tubuh. Sedangkan TDEE adalah total keseluruhan kalori yang dibakar tubuh dalam 24 jam, mencakup BMR ditambah semua aktivitas.
TDEE inilah angka sesungguhnya yang menentukan apakah berat badan Anda naik, turun, atau stabil. Jika Anda mengonsumsi kalori lebih sedikit dari TDEE, Anda mengalami defisit kalori dan berat badan akan turun. Jika lebih banyak, Anda surplus dan berat badan naik. Jika seimbang, berat badan stabil. Karena itu, mengetahui TDEE adalah langkah pertama yang wajib sebelum menyusun program diet atau latihan apa pun.
Rumus Mifflin-St Jeor: Standar Emas Perhitungan BMR
Ada beberapa rumus BMR yang beredar, namun yang paling akurat dan direkomendasikan para ahli gizi saat ini adalah rumus Mifflin-St Jeor yang dipublikasikan tahun 1990 dan divalidasi dalam Journal of the American Dietetic Association. Rumus ini lebih akurat dibanding rumus Harris-Benedict yang lebih tua:
Setelah BMR dihitung, kalikan dengan faktor aktivitas fisik (Physical Activity Level / PAL) untuk mendapatkan TDEE. Semakin aktif seseorang, semakin besar pengalinya.
Tabel Faktor Aktivitas (PAL) yang Digunakan
| Level Aktivitas | Pengali | Deskripsi |
|---|---|---|
| Sedentary | 1,2 | Kerja duduk, minim olahraga |
| Ringan | 1,375 | Olahraga ringan 1–3 hari/minggu |
| Sedang | 1,55 | Olahraga sedang 3–5 hari/minggu |
| Aktif | 1,725 | Olahraga berat 6–7 hari/minggu |
| Sangat Aktif | 1,9 | Atlet / pekerjaan fisik berat |
Menyesuaikan TDEE untuk Target Berat Badan
Setelah mengetahui TDEE, Anda dapat mengatur asupan kalori sesuai tujuan:
Defisit 300–500 kkal dari TDEE. Target aman turun 0,5–1 kg/minggu tanpa kehilangan otot berlebih.
Konsumsi kalori setara TDEE. Cocok untuk mempertahankan berat badan ideal hasil diet.
Surplus 300–500 kkal dari TDEE disertai latihan beban untuk menambah massa otot bersih.
Contoh Perhitungan TDEE
Kasus: Pria, 28 Tahun, 168 cm, 62 kg, Aktivitas Ringan
Pertanyaan Paling Sering Diajukan (FAQ)
Q: Apa bedanya BMR dan TDEE?
BMR adalah kalori minimum untuk fungsi vital saat istirahat total, sedangkan TDEE adalah total kalori yang dibakar dalam 24 jam termasuk semua aktivitas fisik.
Q: Rumus apa yang digunakan untuk menghitung TDEE?
Kalkulator ini menggunakan rumus Mifflin-St Jeor untuk BMR, lalu dikalikan faktor aktivitas (PAL) 1,2 hingga 1,9 sesuai tingkat aktivitas harian.
Q: Berapa defisit kalori aman untuk menurunkan berat badan?
Defisit aman 300–500 kkal dari TDEE, menghasilkan penurunan 0,5–1 kg per minggu tanpa kehilangan massa otot berlebihan.
Q: Apakah TDEE berubah seiring waktu?
Ya, TDEE berubah saat berat badan, komposisi tubuh, usia, dan tingkat aktivitas berubah. Hitung ulang setiap 2 minggu agar target tetap akurat.